2.07.2016

Amin





















Amin




Belum tiba saat mengucap amin
berjabatan tangan-tangan yang menuduhku akrab dengan sekeliling
jangan terima tubuh ini apa adanya
seolah ada ruang untuk berdua berinteraksi dengan dinding
semua keluhan telah diguratkan disini
bersama tumpahan bensin
direruntuhan tembok kebahagiaan kuning
pelangi klise
telah kuturutkan putus asaku yang mendarah daging

Belum tiba bawaan janin
dalam segalanya ada satu mungkin
dalam diri ada satu yang tidak mungkin
dan ingin kau membayangkannya untukku tanpa cacat
lalu kau cium ia dalam mangkatnya
pembelaan yang tak sengaja terucap dari bibirmu:
"kumohon kau tinggal"

Kasihanilah yang belum datang
belaskasihlah yang akan datang






2006