7.19.2013

Menuju Merah



























Menuju Merah



aku mencoba menarik garis dengan segala yang dianggap sempurna
takut untuk total mengingat bahwa aku kasar - rentan aplus sebuah opus
mengangin-angini objek yang mudah terbakar
sungguh bukan bermaksud menyakitimu - bangun kultur berlanjut terus menerus
dimana ketika harmoni ingin jadi yang terakhir kali
dimana sudah distorsi mencuri start dengan baik
segera ingin menikahi aku dan semua orang dalam ruang
sorak sorai buka suasana - flek hitam menempel pada media tanpa busana
pornografi : yang andai kata aku harus mengambil peran yang kau seting untuku
subjek semakin sulit kau rancang dari kerangkaku
selalu hati sebagai dusta organ tubuh
letakan pistol-pistol dikepala-kepala yang aktual milikmu
ego kelakian yang aku sendiri dungu mewakili kaum perkasa itu
rentan hangus sebuah partus
mayat-mayat yang disemprot parfum terus menerus
konstan mandi bahan bakar - spontan terbakar - mandi bersih
kulit-kulit kecantikan menuju merah
salah satu laki-laki sekali ia menyiram asam
terpikir ia pemadam kebakaran





2003
Buku#2 : Ikuti Sang Penjual