7.05.2013

Liang Bunga Jatuh
























Liang Bunga Jatuh


tutup matamu karena itu sebuah alasan
hari menjadi doa-doa mandul
atau aku saja yang masih berdoa dengan buruk
mati kering, bunga ditangan kiri
terhempas keliang rahim tradisi
bersama udara purwarasa
menciuminya disana atau disini
indera yang kau andalkan
bukan fakta apa-apa
selain marka kebakaan basi
si tangan kanan kebahagiaan
meracik sesaji
tapi kesakitan bukan lagi anggur merah
kembali ke purwaraga
jika meraba, mengklaim sendiri dosa
sebelum habis masa ingatan
sekelebat nalarku terjun
terjun ke dalam liang
liang bunga jatuh


Cirebon, 2003
Buku #1: Kelabu Nomor Wahid