Abstain
kau mengenangku sebagaimana aku akan selalu
mengenang untuk sebuah kekosongan
diantara kita dan orang-orang
bernostalgia pada setiap simpang jalan
berhenti dan melambaikan tangan
"aku disini, engkau dimana?"
alangkah dangkal kenangan
menyentak kealpaan
seberapa angkuh kekecewaan
atas nama ia, aku memberontak
berapa harga kecewamu
2002
Buku #1: Kelabu Nomor Wahid