ajalgelashujan
orisinilitas hanya milik alam semesta.
2.07.2016
Amin
Amin
Belum tiba saat mengucap amin
berjabatan tangan-tangan yang menuduhku akrab dengan sekeliling
jangan terima tubuh ini apa adanya
seolah ada ruang untuk berdua berinteraksi dengan dinding
semua keluhan telah diguratkan disini
bersama tumpahan bensin
direruntuhan tembok kebahagiaan kuning
pelangi klise
telah kuturutkan putus asaku yang mendarah daging
Belum tiba bawaan janin
dalam segalanya ada satu mungkin
dalam diri ada satu yang tidak mungkin
dan ingin kau membayangkannya untukku tanpa cacat
lalu kau cium ia dalam mangkatnya
pembelaan yang tak sengaja terucap dari bibirmu:
"kumohon kau tinggal"
Kasihanilah yang belum datang
belaskasihlah yang akan datang
2006
11.26.2013
R.E.H.A.B
![]() |
| "paranoia . παράνοια". photo by m.a.m06 |
-
R.E.H.A.B
keyakinanku mendekati kebutuhan
mengingat - menimbang - memutuskan
dosa dan doa merintih, meregang di telpon
daging dan tulang, apa yang dulu hidup didalamnya
diselamakan a/ kekal
yang bukan mustahil tidaklah kritis mempertobatkan aku
aku hanya perlu bertanya kepada orang-orang berbudaya
,telah kualihkan kesibukan - kini aku bersih
kau boleh yakin, kau boleh mengadu Tuhanmu dengan Tuhanku
kami yang baru-baru ini tanpa nama
kami yang lahir prematur
seperti seorang kekasih bersikukuh
Tuhan pribadiku; ku anggap teramat keliru
bila orang lain mengganggu
2006
Buku #6 : Selamatkan Sang Minimalis
. Kembaran Lara .
![]() |
| "Apple seeds from the Purple Tree, revisited" . Photo by M.A.M08 |
-
. Kembaran Lara .
bisa kia mulai lagi
seperti kemarin dan kemarinya lagi
berita bekas lukaku adalah yang terakhir
dari desas desus aneh yang kau dengar
hanya angin yang salah paham
atau hanya aku yang masuk angin
seperti ayah yang kemarin sore
figur yang menganga dengan hati membatin
seperti anaku yang belum lahir
tak tertahankan berada disisinya
melihat ia tumbuh menguning
seperti pucuk-pucuk cintaku yang kandas
,hati yang barbar
jam-jam sakral ini menitis
sebagai selasarnya hari-hari paripurnaku
bisa kia mulai lagi insideen-isiden kecil
bisa kita mulai lagi kembaran lara-kembaran lara
2006
Buku #6 : Selamatkan sang Minimalis
10.31.2013
Perihal Apa Yang Tak Mau Aku Mengatakannya
Perihal Apa Yang Tak Mau Aku Mengatakannya
apa yang tak mau aku mengatakannya berbuntut pada suka atau tidak aku tiba di perjumpaan yang tak kunjung ada saat kenyakinan lalu berlipat ganda berkenaan apa yan pada waktu itu tidak memadai untuk mengabadikan menjadi kesalahpahaman pada diri perihal apa yang tak mau aku mengatakannya. berpikir sepihak adalah jalan gamblang mempertegas kesemena-menaan pada diri melalui pengambilan keputusan dan menututut pemotongan bagian peristiwa-peristiwa yang sebenarnya belum aku tetapkan dimanakesempatan melihat kebawah dari pastinya dan aku belum pernah memiliki pilihan lain dari semua anggapan yang tertahan bila ini tak terkecuali; aku memohonmu ini saja, kesabaran tidak bersemi menyeberang kedalam minim tindak tanduk dan menawarkan kebalikan perihal apa yang tak mau aku mengatakannya dan sekiranya aku tidak terlalu suka akan kebebasan; aku memohonmu ini saja
2006
Buku #6 : Selamatkan Sang Minimalis
10.23.2013
Mabuk Pitam
Mabuk Pitam
revolusi bagimu tak ubahnya seks bagiku
kita yang paruh baya di udara 90-an
pelecehan sepenuhnya oleh akal
terdidik dan terjual
kau yang terpenggal dari rusuk ideal
menggugah cipta, karya, saptaku
bahwa kita berhubungan
bahwa kita berjuang
sejauh ini sisanya adalah kesenyapan
satu sama lain akan abadan
dalam kodrat berdua
bahwa kita terbelakang
bahwa kita berjuang
bahwa kita diderita makin besar
dan dibuat sedih karenanya
saat berhenti berjuang
kesedihan itupun berhenti
ranah milenia, bahan rekreasiku
sejenis kembalii kealam
"maukah kau menoyak perawanku tanpa merobeknya"
2006
Buku #6 : selamatkan Sang Minimalis
Kesengajaan adalah tidak bersalah
Kesengajaan adalah tidak bersalah
relatifku u/ negatifmu
mengumpulkan jadi atau apa yang tak bisa ku toleril
di kepala sebelah dan aspirin
seperti sebagian diriku yang telah meninggal, berselisih paham
(bukan merasa dengan dia, tapi dalam menanggung itu aku merasa dengan dia)
dalam canggung dan aku harus mabuk
sensitfku u/ negatifmu
putus asa u/ mengambil alih - tekanan u/ memberi - pilihan u/ disesalkan lagi
pilih apa yang tak kau pilih
lalu, menuntunmu seperti batu atau meninggalkanmu basah kuyup u/ mengalir lagi
berputar seperti anak kecil
beri jalan batu
dan biarkan samudera melumat dingin dan jangkar dalam kepekaan
beri jalan batu
dan biarkan air membasuh logam larut kedalam emas
menitik beratkanmu lalu meninggalkanmu seperti anak kecil u/ mengalir lagi
2006
Buku #6 : Selamatkan Sang Minimalis
Subscribe to:
Posts (Atom)




